Kelas 11 SMAMatriksDeterminan Matriks ordo 2x2Determinan Matriks ordo 2x2MatriksALJABARMatematikaRekomendasi video solusi lainnya0319Diketahui matriks P=2 5 1 3 dan Q=5 4 1 1. Jika P^-1...0243Diketahui matriks A berukuran 2x2 dan B=-1 3 0 2. Jika ...0127Diketahui M =-1 50 -2 105, maka nilai dari det M^3 sa...Teks videoJika melihat hal seperti ini maka cara pengerjaannya menggunakan konsep invers matriks perhatikan di sini. Jika kita punya bentuk AX = b, maka untuk mencari X yaitu a invers dikali B di sini matriks A nya ini adalah ini dan matriks b nya disini adalah ini berarti kita harus mencari invers dari matriks A Ingatkan juga dia kita punya matriks berukuran 2 * 2 maka invers Nah itu sama dengan 1 per a d mimpi C dikali b b b seperti yang lain tapi di sini kita cari dulu akhir Korsel berarti invers dari ya 2 - 5 - 3 tapi ini sama dengan kita masuk ke rumus 1 per 3 x min 3 dikurang 2 x min 5 dikaliMin 253 = 3 x min 3 min 92 X min 5 Min 10 dikurangi 10 tahun 10 ini 1 per 1 min 3 min 2 5 3 kita tulis berarti di sini X = min 2 kalikan dengan 1234 perkalian matriks seperti ini Pak Acaranya ini di kali ini lalu ditambah ini di kali ini itu kita dapatkan baris pertama pertama untuk mendapatkan baris pertama kolom kedua kita kalikan dengan kolom yang keduauntuk mendapatkan baris ke-2 dan kolom ke-1 ke-2 yang ini dikalikan dengan kolom pertama yang ini kita coba saja berarti ini sama dengan min 3 kali 1 min 3 x 1 + min 2 x 3 baris pertama kalau dua berarti 3 * 2 + 2 * 40 untuk yang baris ke-2 nya 5 * 1 + 3 * 3 baris kedua kolom kedua 5 * 2 + 3 * 4 = hasilnya Min 9 Min 14 14 22 jadi jawabannya itu yang deh sampai jumpa di pertanyaan berikutnyaSukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk!12 SMAPeluang WajibKekongruenan dan KesebangunanStatistika InferensiaDimensi TigaStatistika WajibLimit Fungsi TrigonometriTurunan Fungsi Trigonometri11 SMABarisanLimit FungsiTurunanIntegralPersamaan Lingkaran dan Irisan Dua LingkaranIntegral TentuIntegral ParsialInduksi MatematikaProgram LinearMatriksTransformasiFungsi TrigonometriPersamaan TrigonometriIrisan KerucutPolinomial10 SMAFungsiTrigonometriSkalar dan vektor serta operasi aljabar vektorLogika MatematikaPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Rasional Dan Irasional Satu VariabelSistem Persamaan Linear Tiga VariabelSistem Pertidaksamaan Dua VariabelSistem Persamaan Linier Dua VariabelSistem Pertidaksamaan Linier Dua VariabelGrafik, Persamaan, Dan Pertidaksamaan Eksponen Dan Logaritma9 SMPTransformasi GeometriKesebangunan dan KongruensiBangun Ruang Sisi LengkungBilangan Berpangkat Dan Bentuk AkarPersamaan KuadratFungsi Kuadrat8 SMPTeorema PhytagorasLingkaranGaris Singgung LingkaranBangun Ruang Sisi DatarPeluangPola Bilangan Dan Barisan BilanganKoordinat CartesiusRelasi Dan FungsiPersamaan Garis LurusSistem Persamaan Linear Dua Variabel Spldv7 SMPPerbandinganAritmetika Sosial Aplikasi AljabarSudut dan Garis SejajarSegi EmpatSegitigaStatistikaBilangan Bulat Dan PecahanHimpunanOperasi Dan Faktorisasi Bentuk AljabarPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel6 SDBangun RuangStatistika 6Sistem KoordinatBilangan BulatLingkaran5 SDBangun RuangPengumpulan dan Penyajian DataOperasi Bilangan PecahanKecepatan Dan DebitSkalaPerpangkatan Dan Akar4 SDAproksimasi / PembulatanBangun DatarStatistikaPengukuran SudutBilangan RomawiPecahanKPK Dan FPB12 SMATeori Relativitas KhususKonsep dan Fenomena KuantumTeknologi DigitalInti AtomSumber-Sumber EnergiRangkaian Arus SearahListrik Statis ElektrostatikaMedan MagnetInduksi ElektromagnetikRangkaian Arus Bolak BalikRadiasi Elektromagnetik11 SMAHukum TermodinamikaCiri-Ciri Gelombang MekanikGelombang Berjalan dan Gelombang StasionerGelombang BunyiGelombang CahayaAlat-Alat OptikGejala Pemanasan GlobalAlternatif SolusiKeseimbangan Dan Dinamika RotasiElastisitas Dan Hukum HookeFluida StatikFluida DinamikSuhu, Kalor Dan Perpindahan KalorTeori Kinetik Gas10 SMAHukum NewtonHukum Newton Tentang GravitasiUsaha Kerja Dan EnergiMomentum dan ImpulsGetaran HarmonisHakikat Fisika Dan Prosedur IlmiahPengukuranVektorGerak LurusGerak ParabolaGerak Melingkar9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiProduk TeknologiSifat BahanKelistrikan Dan Teknologi Listrik Di Lingkungan8 SMPTekananCahayaGetaran dan GelombangGerak Dan GayaPesawat Sederhana7 SMPTata SuryaObjek Ilmu Pengetahuan Alam Dan PengamatannyaZat Dan KarakteristiknyaSuhu Dan KalorEnergiFisika Geografi12 SMAStruktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi, dan Kegunaan SenyawaBenzena dan TurunannyaStruktur, Tata Nama, Sifat, Penggunaan, dan Penggolongan MakromolekulSifat Koligatif LarutanReaksi Redoks Dan Sel ElektrokimiaKimia Unsur11 SMAAsam dan BasaKesetimbangan Ion dan pH Larutan GaramLarutan PenyanggaTitrasiKesetimbangan Larutan KspSistem KoloidKimia TerapanSenyawa HidrokarbonMinyak BumiTermokimiaLaju ReaksiKesetimbangan Kimia Dan Pergeseran Kesetimbangan10 SMALarutan Elektrolit dan Larutan Non-ElektrolitReaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama SenyawaHukum-Hukum Dasar Kimia dan StoikiometriMetode Ilmiah, Hakikat Ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan Kimia di Laboratorium, serta Peran Kimia dalam KehidupanStruktur Atom Dan Tabel PeriodikIkatan Kimia, Bentuk Molekul, Dan Interaksi Antarmolekul
Bab17-matriks. 1.17. MATRIKS A. Transpose Matriks Jika A = dc ba , maka transpose matriks A adalah AT = db ca B. Penjumlahan dan Pengurangan Matriks Dua matriks dapat dijumlahkan bila kedua matriks tersebut berordo sama. Penjumlahan dilakukan dengan menjumlahkan elemen-elemen yang seletak Jika A = dc ba , dan B = nm lk , maka A + B = dc ba + nm lk = ++ ++ ndmc lbka C. Perkalian Matriks
PembahasanDengan menerapkan konsep perkalian dan pejumlahan matriks, diperoleh perhitungan sebagai berikut. Perhatikan elemen matriks ruas kiri dan kanan. Elemen yang letaknya sama bernilai sama, sehingga diperoleh Jadi, nilai adalah 3. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah menerapkan konsep perkalian dan pejumlahan matriks, diperoleh perhitungan sebagai berikut. Perhatikan elemen matriks ruas kiri dan kanan. Elemen yang letaknya sama bernilai sama, sehingga diperoleh Jadi, nilai adalah 3. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.
Persamaanbayangan garis 4 y + 3 x β 2 = 0 oleh transformasi yang bersesuaian dengan matriks ( 0 1 β 1 1 ) dilanjutkan dengan matriks ( 1 1 1 β 1 ) . Diketahui transformasi pertama adalah dan transformasi kedua adalah . maka, substitusi ke persamaan benda, Jadi, jawaban yang tepat adalah C.
ο»ΏDiketahuigaris g : 2 x β y + 4 = 0 merupakantransformasi garis m terhadap matriks ( β 1 3 1 β 2 ) .Tentukan persamaan garis g . SD Matematika Bahasa Indonesia IPA Terpadu Penjaskes PPKN IPS Terpadu Seni Agama Bahasa Daerah
Diketahuipersamaan berikut: β© β¨ β§ 2 x β y + 3 z = 7 x + 3 y β 2 z = 5 4 x β 2 y + z = β 8 Bentuk matriks dari persamaan diatas adalah SD Matematika Bahasa Indonesia IPA Terpadu Penjaskes PPKN IPS Terpadu Seni Agama Bahasa Daerah
Jawab: 2x + 1 + 9 = 50 2x = 50 10 x = 20 x 1 3 2 1 0 2. Diketahui matriks 1 y , B= 1 0 , danC= 1 2) ( ). Nilai x+y yang. memenuhi persamaan matriks AB-2B=C adalah Jawab : 4 k +5+2=3 4 k=10 2 1 1 16. Persamaan matriks ( 1 x ) p 2 x =0 ( )( ) x1=4x2 maka nilai p= Jawab : mempunyai dua akar positif x1 dan x2. Jika ( p 2 )( x )
Matriks Operasi Pada Matriks. Diketahui matriks A = (2 1 -4 3) dan B = (8 -4 5 7). Nilai determinan dari B-2A = . Operasi Pada Matriks. Matriks. Pembahasan Tentukan terlebih dahulu persamaan dengan operasi hitung matriks seperti berikut: Perhatikan pada perhitungan matriks terdapat persamaan-persamaan: Apabila persamaan garis linear memiliki bentuk , maka adalah nilai gradiennya. Dua garis dikatakan sejajar apabila memiliki nilai gradien yang sama. Ubah persamaan menjadi bentuk seperti .